Logo Jasa Medika Transmedic
Mengenal tentang Wearable Sensors

Wearable sensors adalah perangkat analisis terintegrasi yang menggabungkan karakteristik umum pusat pelayanan kesehatan dengan konektivitas nirkabel mobile yang berjalan mandiri dan ringkas.

Kehadiran wearable sensors khususnya dalam produk wearable konsumen seperti jam pintar memudahkan pasien untuk melakukan pengukuran sederhana sebagai bentuk evaluasi kesehatan mandiri. Sensor ini dapat berjalan 24 jam sehingga juga dipakai oleh dokter maupun tenaga medis untuk mendapatkan pengukuran kondisi medis konstan yang lebih utuh mengenai pasien tersebut. Apalagi jika perangkat tersebut memiliki kemampuan IoT maka rekaman tersebut dapat diakses kapan saja dan di mana saja baik oleh pasien maupun tenaga medis. Pada saat ini terdapat empat jenis wearable sensors:

  1. Sensor Kimia yang mengukur konsentrasi kimiawi dalam keringat atau cairan tubuh lainnya. Contohnya adalah pengukur kadar gula untuk penderita diabetes, tingkat laktat, maupun identifikasi tingkat hormon stres dalam keringat.
  2. Sensor elektromekanis mengukur pergerakan tubuh. Biasanya dalam bentuk accelerometer untuk mengukur tingkat aktivitas fisik. Sangat umum dipakai dalam perangkat wearable konsumen serta smartphone.
  3. Sensor optik juga sangat umum dipakai dalam produk wearable konsumen untuk pengukuran kesehatan sederhana seperti detak jantung, saturasi oksigen, dan tekanan darah. Sensor ini menggunakan sinar LED untuk dipancarkan ke dalam tubuh, lalu sensor akan mengukur seberapa banyak cahaya yang diserap maupun dipantulkan kembali menggunakan analisis spektroskopi.
  4. Sensor elektronik menggunakan sinyal elektrik untuk mengukur denyut nadi atau aktivitas otak. Dipakai dalam perangkat ECG (electrocardiogram) untuk mencatat aktivitas jantung, EEG (electroencephalogram) untuk mencatat gelombang otak, serta EMG (electromyography) untuk mengukur pergerakan otot.

Pengembangan terhadap sensor-sensor tersebut terus berlangsung sehingga ukurannya semakin kecil, pengukurannya semakin akurat, dan semakin andal untuk digunakan. Produksi massal sensor juga mengakibatkan komponen sensor menjadi lebih terjangkau dan memungkinkan untuk dipakai dalam perangkat konsumen umum, tidak hanya perangkat rumah sakit.


Sumber :
https://www.nature.com/articles/s41578-022-00460-x
https://thryve.health/recent-advances-in-wearable-sensors-for-health-monitoring/