BPJS Kesehatan menerapkan tarif dengan istilah INA CBGs (Indonesia Case Base Group) sejak tahun 2014. Ketentuan ini sesuai dengan Peraturan Presiden No 111 Tahun 2013 sebagai revisi dari Perpres No 12 Tahun 2013 mengenai Jaminan Kesehatan.
Apa itu INA CBGs?
INA CBGs (Indonesia Case Base Groups) adalah sistem pengelompokan penyakit berbasis kasus yang digunakan oleh BPJS Kesehatan di Indonesia. Sistem ini bertujuan untuk mengatur pembiayaan dan pemberian layanan kesehatan berdasarkan pada kelompok penyakit atau kasus yang serupa.
Dalam INA CBGs, setiap diagnosis atau kasus penyakit dikategorikan ke dalam kelompok yang disebut sebagai "casemix group" berdasarkan diagnosis primer, prosedur medis, usia, jenis kelamin, dan beberapa faktor lainnya. Hal ini memungkinkan BPJS Kesehatan untuk menetapkan tarif pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kompleksitas dan kebutuhan pasien.
Tarif INA-CBG’s hampir tiap tahun mengalami pemutakhiran sesuai dengan perkembangan atau mengikuti laju inflasi. INA-CBG’s 4.0 yang digunakan dalam pelaksanaan JKN dikelompokan dalam enam jenis RS, yaitu RS kelas D, C, B, dan A, serta RS Umum dan RS Khusus rujukan nasional. Tarif INA-CBG’s juga disusun berdasarkan perawatan kelas 1, 2, dan 3.
Tujuan INA CBGs
Bagaimana Integrasi SIMRS Transmedic dengan INA CBGs?
Sistem Informasi Rumah Sakit (SIMRS) sudah menjadi keharusan dalam meningkatkan efisiensi serta kualitas pada layanan kesehatan. Integrasi SIMRS dengan INA CBGs dapat memperbaiki kualitas layanan serta pengelolaan data dan proses administrasi di Rumah sakit.
SIMRS Transmedic adalah sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) yang berbasis web (web-based) yang dikembangkan untuk mengelola seluruh aspek operasional rumah sakit dan mengintegrasikan seluruh unit baik layanan medis maupun non medis agar kinerja rumah sakit semakin meningkat.
Penerapan SIMRS Transmedic yang tepat dengan konsep Enterprise Resource Planning (ERP) dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada pasien serta memberikan solusi bagi manajemen dalam melakukan analisa dan pengambilan keputusan.
Manfaat Integrasi SIMRS Transmedic dengan INA CBGs?
Terintegrasinya SIMRS Transmedic dengan INA CBGs membawa manfaat yang signifikan bagi efisiensi, akurasi, dan kualitas layanan kesehatan di rumah sakit, tidak hanya mempercepat proses administrasi, tetapi juga memungkinkan rumah sakit untuk mengambil keputusan yang lebih baik berdasarkan analisis data yang komprehensif.
Sebagai hasilnya, pasien dapat menerima pelayanan yang lebih baik dan lebih terjangkau, sementara rumah sakit dapat meningkatkan produktivitas dan efektivitas operasional mereka.
Sumber : https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/ina-cbgs-untuk-optimalkan-pelayanan-bpjs-kesehatan https://www.dhealth.co.id/post/apa-itu-ina-cbgs-istilah-yang-ada-pada-bpjs