Logo Jasa Medika Transmedic
Bagaimana Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) Digunakan dalam Industri Layanan Kesehatan?

Dari layanan kesehatan hingga keuangan dan bahkan transportasi, kecerdasan buatan (AI) telah menjadi bagian integral dari masyarakat. Tapi apa itu AI? AI mengacu pada pengembangan sistem komputer yang mampu melakukan tugas-tugas yang biasanya memerlukan kecerdasan manusia, seperti belajar dari pengalaman, mengenali pola, dan mengambil keputusan berdasarkan analisis data. Pengaruhnya akan semakin meningkat seiring dengan kemajuan teknologi yang sedang berlangsung, sehingga menjadikannya semakin menonjol dalam kehidupan kita sehari-hari. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika AI menjadi semakin lazim di industri perawatan kesehatan.

AI dalam Layanan Kesehatan Saat Ini

AI telah menjadi topik hangat dan menarik banyak perhatian karena kemajuan terkini dan penerapan teknologi jenis ini. Terkait dengan layanan kesehatan, AI sudah aktif digunakan dalam industri ini pada tingkat yang lebih kecil, namun ada berbagai faktor yang menghambat otomatisasi skala besar yang akan kita bahas lebih lanjut.

Saat ini, AI terutama digunakan untuk meningkatkan kecepatan dan akurasi di bidang perawatan kesehatan. Beberapa penggunaan AI saat ini di bidang ini meliputi:

  • Mendiagnosis Pasien: Algoritma AI menganalisis data pencitraan medis, seperti sinar-X, MRI, dan CT scan, untuk membantu profesional kesehatan dalam diagnosis yang akurat dan cepat.
  • Mentranskripsikan Dokumen Medis: Teknologi Pengenalan Ucapan Otomatis (ASR) menggunakan algoritma canggih dan model pembelajaran mesin untuk mengubah bahasa lisan menjadi teks tertulis, memberikan metode yang lebih efisien dan akurat untuk mendokumentasikan informasi medis.
  • Penemuan dan Pengembangan Obat: AI mempercepat proses penemuan obat dengan menganalisis kumpulan data yang luas untuk mengidentifikasi kandidat obat potensial dan memprediksi kemanjurannya.
  • Efisiensi Administratif: AI menyederhanakan tugas administratif, seperti penagihan dan penjadwalan, mengurangi dokumen, dan meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan dalam organisasi layanan kesehatan.

Masing-masing penggunaan ini dilakukan melalui teknologi AI yang berbeda, karena “AI bukanlah satu teknologi, melainkan kumpulan dari teknologi tersebut”.

Contoh teknologi AI:

Pembelajaran Mesin (Machine Learning) – salah satu bentuk AI paling umum yang merupakan teknik luas yang merupakan inti dari banyak pendekatan AI

  • Neural Network – jenis pembelajaran mesin yang lebih kompleks dibandingkan pembelajaran mesin tradisional
  • Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) – jenis pembelajaran mesin yang bentuknya paling kompleks

Pemrosesan Bahasa Alami (Natural Language Processing) – memungkinkan komputer menafsirkan dan menggunakan bahasa manusia dan mencakup dua pendekatan dasar:

  • Statistik
  • Semantik

Sistem Pakar Berbasis Aturan (Rule-Based Expert Systems) – adalah kumpulan aturan ‘jika-maka’ yang memerlukan pakar manusia dan insinyur pengetahuan

Contoh-contoh ini menunjukkan keserbagunaan teknologi AI, yang masing-masing berkontribusi pada berbagai aplikasi dan industri, mengubah cara kita berinteraksi dan memanfaatkan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

Kemana Arah AI dalam Layanan Kesehatan?

AI telah memainkan peran penting dalam layanan kesehatan, dan memiliki masa depan yang cerah seiring dengan kemajuan dan pertumbuhan kemampuan yang ada. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan hasil pasien, meningkatkan keselamatan, mengurangi kesalahan manusia, dan mengurangi biaya yang terkait dengan layanan kesehatan, serta banyak peluang dan perubahan lain dalam program karir.

Menurut National Library of Medicine, “kami memperkirakan akan melihat penggunaan AI secara terbatas dalam praktik klinis dalam waktu 5 tahun dan penggunaan yang lebih luas dalam waktu 10 tahun”. Beberapa arah utama menunjukkan arah AI dalam sektor kesehatan. Beberapa di antaranya mencakup diagnostik ajaib dan perawatan pribadi, analisis untuk pencegahan penyakit, penemuan dan pengembangan obat, serta kolaborasi manusia-AI.

Pentingnya AI dalam Layanan Kesehatan

AI penting dalam perawatan kesehatan karena berbagai alasan. Alasan utamanya adalah “sistem layanan kesehatan dapat menjadi lebih cerdas, lebih cepat, dan lebih efisien dalam memberikan layanan kepada jutaan orang di seluruh dunia”. Hal ini akan memberikan pasien layanan berkualitas sekaligus mengurangi biaya yang terkait dengan layanan kesehatan. Dengan memanfaatkan AI, sistem layanan kesehatan dapat mengoptimalkan dan mempercepat berbagai proses, mulai dari diagnostik dan perencanaan perawatan hingga tugas administratif, sehingga menghasilkan hasil yang lebih baik bagi pasien.

Kelebihan & Kekurangan AI dalam Pelayanan Kesehatan

Meskipun AI dalam layanan kesehatan memiliki banyak manfaat, AI juga memiliki potensi tantangan dan kerugian yang mungkin meningkat. AI menghadirkan banyak sekali peluang bagi sektor layanan kesehatan, namun perjalanan transformatif ini bukannya tanpa tantangan. Di bawah ini adalah keuntungan utama yang mendorong industri ini maju dan kelemahan bawaannya yang memerlukan navigasi yang cermat untuk masa depan di mana AI berintegrasi secara mulus ke dalam sistem pemberian layanan kesehatan


  1. Keuntungan AI dalam Layanan Kesehatan:
    • Peningkatan diagnostik dan pengobatan presisi
    • Menyederhanakan tugas administratif dan alur kerja
    • Peningkatan penelitian dan pengembangan
  2. Kekurangan AI dalam Layanan Kesehatan:
    • Masalah etika dan masalah privasi data
    • Potensi perpindahan pekerjaan dan tantangan kolaborasi manusia-AI
    • Masalah keandalan dan kepercayaan dalam pengambilan keputusan berbasis AI

Kesimpulan:

Meskipun AI dalam layanan kesehatan telah mendapatkan daya tarik yang signifikan, nilai keterampilan manusia yang tak tergantikan, khususnya empati dan kasih sayang, masih dibutuhkan dan sangat dihargai dalam layanan kesehatan. National Library of Medicine dengan tepat menekankan bahwa sistem AI siap untuk melengkapi dan bukan menggantikan dokter manusia dalam skala besar, sehingga meningkatkan kapasitas mereka untuk memberikan perawatan pasien yang lebih efektif dan personal.

Seiring dengan kemajuan integrasi AI, beragam spektrum respons diharapkan; beberapa orang akan dengan mudah menerima manfaat yang diberikan teknologi ini pada layanan kesehatan, sementara yang lain mungkin menunjukkan penolakan untuk bekerja sama dan menerima kecerdasan buatan dalam bidang profesional mereka. Koeksistensi keahlian manusia dan inovasi AI kemungkinan besar akan menentukan lanskap layanan kesehatan di masa depan, mendorong keseimbangan yang harmonis antara kemajuan teknologi dan perawatan yang penuh kasih sayang.


Sumber :
https://www.lapu.edu/ai-health-care-industry/