HEALTHCARE adalah pemeliharaan atau peningkatan status kesehatan melalui usaha-usaha pencegahan, diagnosis, terapi, pemulihan, atau penyembuhan penyakit, cedera, serta gangguan fisik dan mental lainnya. Pelayanan kesehatan diberikan secara profesional oleh tenaga kesehatan dan tenaga pendukung kesehatan, misalnya dokter, dokter gigi, perawat, bidan, apoteker, beserta asisten-asistennya. Kegiatan pelayanan kesehatan diberikan di fasilitas kesehatan primer, sekunder, tersier, serta mencakup kesehatan masyarakat.
Healthcare berkembang sepanjang waktu mulai dari Revolusi Industri 1.0 hingga 4.0, dan akan terus berkembang mengikuti Revolusi Industri. Healthcare telah melalui 4 era perkembangan dan akan memasuki 1 era baru. 5 stage Healthcare itu adalah:
HEALTHCARE 1.0 - PRODUCTION
Pada Revolusi Industri 1.0, individu dan organisasi mengenali keunikan layanan dan produk yang mereka tawarkan dan mulai fokus untuk menyediakan akses yang konsisten kepada mereka.
Industri kesehatan modern dimulai pada abad 19 dengan peningkatan fokus ilmiah, didorong oleh kemajuan dalam penelitian medis, dan diperkuat dengan perbaikan kesehatan dan nutrisi masyarakat. Kami melihat munculnya praktik, dimana pasien bisa mendapatkan perawatan. Perawatan berbasis bukti menjadi fokusnya (Evidence-based Treatment) yaitu proses mengumpulkan data, memproses, dan menerapkan hasil penelitian untuk meningkatkan praktik klinis, lingkungan kerja, atau outcome pasien.
Pada tahap pertama industri kesehatan, kemajuan ilmiah memungkinkan kelangsungan hidup pasien untuk menjadi pembeda strategis antara penyedia layanan yang bersaing menjadi proksi kualitas layanan kesehatan.
HEALTHCARE 2.0 - INDUSTRIALISING
Pada Revolusi Industri 2.0, Industrialisasi fokusnya bergeser ke arah menciptakan ekosistem mitra, menyatukan mereka untuk memberikan layanan yang lebih baik.
Dalam bidang kesehatan, salah satu contohnya adalah munculnya klinik rawat inap dan rumah sakit. Rumah Sakit pertama bagian dari industrialisasi muncul pada akhir abad ke-19. Rumah Sakit Johns Hopkins sebagai salah satu yang pertama di dunia memperkenalkan pendekatan modern termasuk putaran dan tempat tinggal. Rumah Sakit adalah contoh awal fokus pada integrasi rantai nilai di sektor kesehatan.
Fokus utama Healthcare 2.0 adalah rantai nilai (Value Chain) yaitu model bisnis yang menggambarkan berbagai aktivitas yang diperlukan untuk menciptakan produk atau layanan di sektor kesehatan.
Tahap kedua dari industri kesehatan melalui integrasi rantai nilai ini, memungkinkan pihak-pihak yang bersaing untuk membedakan dengan daya tanggap mereka yang dinyatakan sebagai integrasi layanan perawatan pasien secara end-to-end.
HEALTHCARE 3.0 - AUTOMATION
Revolusi Industri 3.0 ini berfokus pada otomatisasi aktivitasnya mencari perolehan produktivitas, meningkatkan efisiensi dan throughput memotong biaya dan pemborosan.
Otomatisasi dalam kesehatan adalah pengenalan perangkat lunak perencanaan sumber daya perusahaan, triase pasien, check-in pasien otomatis, perangkat lunak yang mendukung praktisi dalam aktivitas mereka. Industri kesehatan meningkatkan fokusnya pada model operasi.
Healthcare 3.0 berfokus pada peningkatan model pengoperasian yang bertujuan untuk mengurangi biaya, untuk melayani dan meningkatkan efisiensi.
Biaya untuk melayani (lebih rendah, lebih baik) dan efisiensi (lebih tinggi, lebih baik) menjadi pembeda strategis dalam tahap ketiga evolusi industri kesehatan. Melalui biaya yang lebih rendah dan produktivitas yang lebih tinggi, layanan tersedia untuk lebih banyak warga sehingga meningkatkan aksesibilitas pelayanan kesehatan.
HEALTHCARE 4.0 - DIGITALISATION
Revolusi Industri 4.0 berfokus pada digitalisasi. Diluar otomatisasi yang sederhana dimana beberapa aspek industri didigitalkan, digitalisasi mengeksplorasi model bisnis yang benar-benar baru dan jenis keterlibatan pelanggan yang baru.
Revolusi 4.0 dalam kesehatan adalah pengendalian model pendanaan baru (crowdfunding), munculnya proposisi nilai yang unik seperti terapi digital - aplikasi yang dapat diresepkan sebagai pengganti obat (menunjukkan beberapa keberhasilan dalam bidang perilaku kesehatan). Secara efektif, pada Revolusi Industri 4.0 sektor kesehatan berfokus pada model bisnis baru dan lebih baik. Berbasis digital yang bertujuan membantu dan meringankan beban dokter dan tenaga medis dalam merawat dan mengontrol pasien.
Pembeda strategi baru di bidang kesehatan 4.0 adalah keunikan layanan yang diberikan. Personalisasi massal dan tren perawatan kesehatan proaktif memungkinkan pendatang baru berkembang di industri ini.
HEALTHCARE 5.0 - PERSONALISATION
Revolusi Industri 5.0 mengenali peran inti pelanggan dan mengubah model operasional industri menuju adaptasi dengan proses pelanggan. Ini adalah perubahan pola pikir dari customer relationship management ke customer managed relationships.
Dalam industri kesehatan, fase kelima melampaui perawatan kesehatan yang berpusat pada pasien dan mengarah ke pelayanan kesejahteraan yang berpusat pada pelanggan. Di 5.0 penyedia layanan kesehatan bertanya dimana mereka dapat menyesuaikan diri dengan kehidupan pelanggan mereka, bukan sebaliknya (dimana pelanggan dapat menyesuaikan diri dengan penyedia layanan). Fokusnya adalah pada model pelanggan: benar-benar memahami pelanggan (bukan hanya pasien).
Healthcare 5.0 lebih berfokus terhadap model pelanggan (Customer Model), jadi tidak hanya berfokus terhadap pasien namun berfokus terhadap masyarakat, tujuannya untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat.
Pembeda strategis yang diperkenalkan dalam Health 5.0 adalah kemitraan seumur hidup dengan pelanggan yang dinyatakan sebagai fokus pada kesejahteraan dan kualitas hidup bukan hanya pasien, tetapi juga individu yang seringkali bahkan tidak dianggap sebagai pelanggan industri kesehatan.
Sumber : https://medium.com/qut-cde/health-5-0-the-emergence-of-digital-wellness-b21fdff635b9